Pembunuhan
Ade Sara kaitannya dengan Teori Sigmund Freud
![]() |
| Ade Sara Angelina Suroto (19) |
Seorang mahasiswi Universitas Bunda Mulia ditemukan tidak bernyawa di kilometer
41 Tol Bintara, Cikunir, Kota Bekasi, rabu (5/3/2014) pukul 06.30 dengan
gumpalan kertas yang berada di tenggorokannya. Korban bernama Ade Sara Angelina
Suroto (19). Kasus pembunuhan tersebut dilakukan oleh seorang pria (mantan
pacar korban) dan seorang wanita (teman korban). Tersangka di bekuk polisi
tidak lama setelah menjenguk korban di RS tepat nya di Jakarta Pusat. Saat di
mintai keterangan Ahmad Imam Al Hafitd (mantan pacar
korban) mengaku membunuh karena cemburu ketika melilhat Ade bersama pria lain,
sedangkan Assyifa Anggraini (teman korban) mengaku membunuh karena cemburu melihat pacar nya Ahmad
Imam Al Hafitd yang masih memperdulikan korban.(www.thejakartaglobe.com)
![]() |
| Al Hafitd Assyifa Anggraini |
Jika kasus tersebut dikaitkan dengan ilmu yang
dikembangkan oleh Sigmund Freud mengenai Teori Kepribadian. Seseorang memiliki
jiwa yang terdiri dari 3 sistem, yaitu Id (es), Superego (uberich), dan Ego
(ich).
Id terletak dalam ketidaksadaran yang memiliki
prinsip kesenangan, dan tujuan dari Id yaitu memuaskan semua dorongan primitive.
Superego adalah suatu system yang berisi doronga untuk berbuat baik, dorongan
dari superego akan berusaha emnekan dorongan yang timbul dari Id. Sedangkan Ego
adalah system dimana kedua dari dorongan (Id dan Superego) saling bertentangan
yang akhirnya menentukan tindakan kita. Ego juga memiliki 9 mekanisme
pertahanan, dan salah satunya displacement (penempatan yang keliru). Seseorang tidak
dapat melampiaskan perasaan terhadap orang lain karena hambatan dari Superego,
dan melampiaskannya pada orang ketiga. Hal tersebut sama dengan kasus
pembunuhan yang dialami oleh Ade Sara.
Sumber :
2. Sarwono
W., Sarlito. 2008. Berkenalan dengan aliran-aliran dan tokoh-tokoh psikologi.
Jakarta : Bulan Bintang. (hal : 98-100).


No comments:
Post a Comment