Tuesday, 11 March 2014

Paham Stucturalism dalam Psikologi

PAHAM STUCTURALISM DALAM PSIKOLOGI



BIOGRAFI WILHELM WUNDT


Lahir               : 18 Agustus 1832, Neckarau
Meninggal     : 31 Agustus 1920, Leipzig
Dikenal          : Psikolog, filsuf, ahli hukum, dan bapak psikologi
Pendidikan    :  
Tahun 1857, menjadi dosen faal di Heidelberg
Tahun 1862, buku Wunudt pertamakali berjudul “Beitrage Zur Theorie Der Sines Wahrnemung”
Tahun 1873, buku keduanya “ Grund Zuge Der”
Tahun 1878, menjadi professor filsafat di Zurich
Tahun 1879, ia mendirikan laboratorium psikologi pertama di Leipzig
            Tahun 1881, ia mulai belajar mengenai psikologi eksperimental

Wundt adalah anak keempat dalam keluarga dengan sejarah prestasi intelektual. Ayahnya adalah seorang pendeta Lutheran. Pada saat Wundt muda, ia hanya diberikan sedikit waktu untuk bermain karena ia di dorong melalui rezim educational yang ketat.

Wundt juga menghadiri Sekolah Katolik yang ketat dari usia 13 tahun. Wundt disebut sebagai bapak psikologi eksperimental karena ia mendirikan laboratorium formal pertama di dunia psikologi tepat nya di Jerman 1879. Berdirinya laboratorium inilah yang dianggap sebagai titik tola berdirinya psikologi sebagai ilmu pengetahuan yang terpisah dari ilmu-ilmu induknya (Filsafat dan Faal).

Wundt percaya bahwa deskripsi yang tepat dari kesadaran adalah satu-satunya tujuan psikologi eksperimental. Tipe pengamatan kedua disebut introspeksi atau self-observasi, adalah pengamatan internal. Melibatkan, memeprhatikan, dan merekam peristiwa internal seperti pikiran dan perasaan. Wundt tertarik pada hubungan Antara bagian dalam dan luar dunia, ia tidak melihat sebagai ekslusif tetapi sebagai interakif, menggambarkan sebagai fisik dan psikis.

Dalam satu eksperimen, Wundt meminta individu untuk melaporkan sensasi mereka ketika ditunjukkan sinyal cahaya yang standar untuk warna tertentu dan tingkat kecerahan tertentu dan bersiinar untuk jangka waktu yang tetap, ini memastikan bahwa setiap peserta mengalami stimulus yang sama, memungkinkan tanggapan dari peserta yang berbeda unutk dibandingkan dan percobaan diulang di kemudian hari, jika diperlukan.

Wundt menjelaskan bahwa dalam proses mental terdapat beberapa hokum mental (mental laws), yaitu  resultans, relations, dan contrast. Dan hukum-hukum mental memiliki asosiasi (prinsip dasar yang memungkinkan hubungan antar elemen kesadaran. Berikut jenis-jenis asosiasi menurut Wundt :
1.      Asosiasi persepsi langsung ( immediate perceptual association)
·        Fusi
·        Asimilasi
·        Komplikasi
2.      Asosiasi memori ( memorial association)

Prestasi          : 
1. Wundt telah menulis lebih dari 54.000 halaman laporan penelitian dan teori
2. Menjadi mahasiswa kedokteran di Universitas Tubingen
3. 1857, Wundt menerima posisi sebagai dosen Universitas Heidenberg dan menjadi asisten lab seorang psikolog yaitu Hermann Helmholtz
4. 1864, Wundt mulai mengeksplorasi tentang Neuropsikologi
5. 1874, Wundt mengeluarkan buku berjudul Principles of Psychological Psychology yang menjelaskan tentang teori-teori psikologi eksperimental
6. 1881, Wundt membuat jurnal penelitian psikologikal pertama berjudul Philosophical Studies

BIOGRAFI EDWARD BRADFORD TIETCHENER



Titchener lahir di Sussex ( selatan London). Ia belajar filsafat selama 5 tahun di Oxford,  setelah itu pergi ke Liepzig untuk belajar dengan Wundt. Kemudian ia juga pernah menjadi dosen di Cornell University, selain itu ia adalah orang pertama yang menerjemahkan karya-karya Wundt dalam Bahasa inggris.

Sebagai murid dari Wundt, ia mencoba mempertahankan ajaarannya mengenai strukturalisme, tetapi dalam tulisannya ia juga ingin mempelajari fungsionalisme. Dalam bukunya Experimental Psychology, ia menegaskan definisi ekperimen Wundt yang menentang eksperimen-eksperimen dengan hewan, orang abnormal, dan anak-anak. Selain itu, menurutnya emosi hanya memiliki 1 kutub saja, yaitu “llust-unlust”.

Perbedaan pendapat lainnya, yaitu mengenai attention, yaitu segala kejiwaan harus dipelajari melalui penginderaan, karena berbahaya jika tidak berhubungan langsung dengan penginderaan sehingga menimbulkan kesalahan dalam meninterpretasikan hasil penelitian.

BIOGRAFI HERMANN EBBINGHAUS


Lahir  : 24 Januari 1850, Barmen
Meninggal   : 26 Februari 1909,Halle
Dikenal        : pelopor dan pendiri Psikologi Eksperimental, orang pertama yang meneliti proses belajar dan ingatan

Hermann Ebbinghaus adalah seorang professor dari Universitas Breslau dan Halle, selain itu ia orang pertama yangmelakukan penelitian ekperimen tentang proses belajar dan ingatan (memory). Objek dari penelitian tersebut adalah kata-kata tak berarti (nonsense syllables), dimana kata-kata tersebut diberikan kepada dirinya sendiri dan kemudian di lakukakan secara berulang-ulang dan di ingat-ingat. Setelah beebrapa saat kata tersebut di hilangkan, dan mencoba mengulang kata-kata tersebut. Jumlah kata-kata yang mampu diingat, merupakan score daya ingat seseorang. Kemudian Ebbinghaus membuat kurva ingatan yang disebut dengan Kurve Retensi dari Ebbinghaus.


Kurva tersebut menjelaskan bahwa pada awal mula banyak kata-kata yang lupa, maka kurva merosot, tetapi makin lama kemerosotan berkurang, sehingga pada waktu tertentu kata-kata tersebut akan terus diingat pada waktu tertentu.

sumber :
1. Collin, Catherine; Benson, Nigel; Ginsburg, Joannah; Grand, Voula; Lazyan, Merrin; Weeks, Marcus. (2011). The Psychology Book. 1st Edition. Dorling Kindersley. London.
2. Fancher, Raymond. Wilhelm Max Wundt. (2006). Europe 1789-1914: Encyclopedia of the Age of Industry and Empire. Retrieved from http://www.gale.cengage.com/InContext/bio.htm
3. Wilhelm Wundt. (2006). World of Health. Retrieved from http://www.gale.cengage.com/InContext/bio.htm


No comments:

Post a Comment