Saturday, 7 June 2014

Virginia Satir Biografi




Lahir                 : 26 Juni 1916, Neillsville, Wisconsin
Meninggal         : 10 September 1988 (72 tahun), California
Pekerjaan         : Psychotherapist, Pendiri Mental Research Institute di Palo Alto, California
Dikenal             : penulis dan psikoterapiskeluarga, dianggap seabgai “Ibu dari Terapi Keluarga”


Virginia Satir (1916-1988) adalah seorang psikoterapis perintis, dosen, dan penulis; ia terkenal secara internasional untuk karyanya, khususnya di bidang terapi keluarga. Dianggap sebagai salah satu terapis yang paling terkenal dalam sejarah dan dipilih untuk berada di papan berbagai dewan bergengsi, Satir juga dikenal untuknya Perubahan Proses Model, masih dianut saat ini. Majalah Time pernah menulis tentang dirinya, "Dia bisa mengisi auditorium apapun di negara ini." Dia ikut mendirikan Mental Research Institute di Palo Alto, California, organisasi pertama yang mendirikan program pelatihan formal dalam terapi keluarga.
Perubahan Proses Model yang dikembangkannya merujuk paa kedalaman spiritual, dimana ia mempercayai bahwa seseorang dapat access, experience, dan memiliki energy kehidupan spiritual. Pengalaman pahit selalu muncul melalui perilaku, emosi, kognitif, dan pengharapan. Dalam model ini perdebatan mengenai intrapsikis selalu diperdebatkan khusunya di biang metafora ( gunung es). Kemudian Satir mengundang therapist untuk mempelajari “deep ice rivers”. Hal tersebut dimaksudkan untuk mengetahui kedalaman a membantu menemukan pengalaman internal yang mereka dappatkan saat kehilangan kesadaran, sehingga mereka dapat memiliki satu alasan mengenai diri mereka.
Perkembangan Satir mencakup empat tujuan metafisika yang universal pada kekuatan terapi, yaitu
1.      Meningkatkan self-esteem
2.      Menjadi pembuat pilihan
3.      Menjadi bertanggung jawab
4.      Menjadi kongruen
Berikut elemen dari transformational, yaitu
1.      Experiential
2.      Sistematik
3.      Arah yang positif
4.      Focus pada perubahan
5.      Adanya terapi diri



sumber :
Virginia Satir. Retrieved 6 June, 2014, from http://www.brainyquote.com/quotes/authors/v/virginia_satir.htm.
Biografi Virginia. Retrieved 6 June, 2014, from http://www.amazon.com/Virginia-Satir/e/B001KIYHDW.
Virginia Satir. Science And Behavior Books. Retrieved 6 June, 2014, from http://www.sbbks.com/satir.html.



Tuesday, 15 April 2014

Sosok Inspiratif " Melalui Hobi Aku Berkembang"

" Melalui Hobi Aku Berkembang"





Deden supryaitno adalah salah seorang tokoh inspiratif yang mengembangkan karirnya melalui sebuah hobi. Beliau tumbuh di lingkungan dekat stasiun kereta api, yang secara tidak langsung berpengaruh pada hobi yang dimilikinya tersebut. Sewaktu SD Deden menghabiskan waktu bermainnya di Stasiun Cimahi, dengan membawa pensil dan kertas untuk membuat sketsa dan ddi warnai dengan cat atau spidol. Hobinya tersebut berlanjut sampai tahun 2007, dan ia bergabung dengan komunitas pecinta kereta api IRPS Bandung yang sekarang ia pimpin.

Deden dipilih menjadi Koordinator Wilayah Bandung IRPS sejak 2010 sampai sekarang. Penelusuran dan inventarisasi aset peninggalan pada jalur mati menjadi program prioritasnya. Masih lebih banyak lagi jalur mati lainnya. Deden menjadi salah satu diatara sekian banyak orang yang terkena “sihir” ketertarikan pada bidak perkeretaapian. Untuk menyebarluaskan ketertarikan dan perbaikan perkerataapian itu dibutuhkan sinergi banyak pihak yang berkepentingan agar kembali lebih memihak angkutan massal ini.

Lingkungan dapat berpengaruh pada perkembangan kepribadian maupun karir kita. Namun, semua itu bergantung pada kemauan diri untuk berusaha dan konsistensi dalam mencapai tujuan yang kita inginkan. Factor ekonomi bukan lah penghalang untuk mencapai karir yang cemerlah, contohnya seperti Dedern Suprayitno. Beliau tinggal di dekat stasiun dengan ekonomi yang pas-pas an, tetapi ia dapat memanfaatkan nya dengan kreatif dan berujung pada keberhasilan dirinya mencapai status yang tinggi.


Sumber : http://epaper.kompas.com/kompas/books/140415kompas/#/17/



Perkembangan PSikologi Indonesia tahun 2000

Mulai dari tahun 2000/2001 terjadi perkembangan akademik di Universitas Indoneisa , khususnya fakultas psikologi. Universitas Indonesia merencanakan utnuk menyesuaikan program pendidikan profesi, sehingga lulusannya akan memiliki gelar Mpsi (Magister Profesi) dan diberikan pada beberapa bidang, seperti : psikologi klinis, psikologi pendidikan, psikologi industri dan organisasi, dan psikologi social.
Dengan pemberian gelar tersebut mahasiswa lulusan psikologi setidaknya memiliki pilihan karir masa depan, seperti :
1.      Asisten psikolog
2.      Staf dan Manager di Departemen Sumber Daya Manusia
3.      Staf konsultan yang mengkususkan diri di bidang psikologi
4.      Dosen dan peneliti
5.      Konselor
6.      Fasilitator dalam pengembangan masyarakat
7.      Asisten peneliti
8.      Fasilitator dan motivator dalam pelatihan
9.      Administrator tes psikologis
10. Bisnis
11. Pegawai pemerintah (manajerial, posisi non peneliti)
12. Pemasaran, penjualan dan iklan, serta bidang lain yang berkaitan dengan penggunaan SDM


Sumber :
1.       www.psikologi.ui.ac.id

Wednesday, 26 March 2014

Pembunuhan Ade Sara kaitannya dengan Teori Sigmund Freud

Pembunuhan Ade Sara kaitannya dengan Teori Sigmund Freud


Ade Sara Angelina Suroto (19)

Seorang mahasiswi Universitas Bunda Mulia ditemukan tidak bernyawa di kilometer 41 Tol Bintara, Cikunir, Kota Bekasi, rabu (5/3/2014) pukul 06.30 dengan gumpalan kertas yang berada di tenggorokannya. Korban bernama Ade Sara Angelina Suroto (19). Kasus pembunuhan tersebut dilakukan oleh seorang pria (mantan pacar korban) dan seorang wanita (teman korban). Tersangka di bekuk polisi tidak lama setelah menjenguk korban di RS tepat nya di Jakarta Pusat. Saat di mintai keterangan Ahmad Imam Al Hafitd (mantan pacar korban) mengaku membunuh karena cemburu ketika melilhat Ade bersama pria lain, sedangkan Assyifa Anggraini (teman korban) mengaku  membunuh karena cemburu melihat pacar nya Ahmad Imam Al Hafitd yang masih memperdulikan korban.(www.thejakartaglobe.com)
Al Hafitd                                                    Assyifa Anggraini

Jika kasus tersebut dikaitkan dengan ilmu yang dikembangkan oleh Sigmund Freud mengenai Teori Kepribadian. Seseorang memiliki jiwa yang terdiri dari 3 sistem, yaitu Id (es), Superego (uberich), dan Ego (ich).

Id terletak dalam ketidaksadaran yang memiliki prinsip kesenangan, dan tujuan dari Id yaitu memuaskan semua dorongan primitive. Superego adalah suatu system yang berisi doronga untuk berbuat baik, dorongan dari superego akan berusaha emnekan dorongan yang timbul dari Id. Sedangkan Ego adalah system dimana kedua dari dorongan (Id dan Superego) saling bertentangan yang akhirnya menentukan tindakan kita. Ego juga memiliki 9 mekanisme pertahanan, dan salah satunya displacement (penempatan yang keliru). Seseorang tidak dapat melampiaskan perasaan terhadap orang lain karena hambatan dari Superego, dan melampiaskannya pada orang ketiga. Hal tersebut sama dengan kasus pembunuhan yang dialami oleh Ade Sara.




Sumber :
2.      Sarwono W., Sarlito. 2008. Berkenalan dengan aliran-aliran dan tokoh-tokoh psikologi. Jakarta : Bulan Bintang. (hal : 98-100).


Thursday, 20 March 2014

Perkembangan Psikologi Indonesia tahun 1990 an


 Perkembangan Psikologi Indonesia 
tahun 1990an
 


Di tahun 1964, psikologi mulai berkembang yang ditandai dengan banyaknya universitas yang sudah memiliki fakultas psikologi, seperti  Universitas Gajah Mada berubah menjadi Institut Pengajar dan Pendidikan Yogjakarta dan Universitas Airlangga Surabaya.

Awal mula psikologi di Indonesia dikaitkan dengan psikologi klinis dan psikoanalis, dan banyak menggunakan teknik proyeksi serta tes IQ untuk tujuan psikodiagnostik. Tetapi, di tahun 1960-an, behaviorism menjadi lebih terk,enal dengan munculnya konstruksi tes dan metode kuantitatif.

Pendidikan psikologi di Indonesia sudah di standarisasi dan berada di bawah kontrol Departemen Pendidikan Nasional. Ijin praktik untuk para psikolog berada di bawah kontrol HIMPSI (Himpunan Psikologi Indonesia) dan Departemen Tenaga Kerja. HIMPSI berdiri pada tahun 1998/1999 yang sudah memiliki beberapa divisi, seperti IPO (Ikatan PSikologi Olahraga), IPS (Ikatan Psikologi Sosial), dan APIO (Asosiasi Psikologi Industri Organisasi).

HIMPSI di dirikan pada 11 Juli 1959, namun kongres 1 diselengarakan di tahun 1979 di Yogyakarta. Dalam kongres tersebut memebahas realisasi dari gagasan yang idcetuskan oleh peserta rapat konsorium psikologi, mereka rata-rata psikolog dan menganggap pentingnya menegakkan organisasi profesi psikologi. Saat ddirikan organisasi tersebut bernama Ikatan Sarjana Psikologi Indonesia (ISPSI). Dalam Kongres 1 menghasilkan AD/RT, kode etik, dan beberapa program kerja. Sedangkan, untuk lagu dan logo dilakukan pada kongres II.



Pada kongres III di Jakarta tahun 1985, membahas tentang keanggotaan ISPSI, apakah yang berijazah S1 Psikolog atau bebas. Akhirnya pada tahun 1988, dilaksanakan kongres luar biasa yang telah mengubah ISPSI menjadi Himpunan Psikologi Indonesia (HIMPSI). Hal tersebut dimaksudkan, agar yang tergabung dalam organisasi bukan sarjana S 1 Psikologi saja melainkan sarjana, magister, dokter psikologi, dan psikolog. 

sumber : 
1.    http://www.himpsi.or.id/
2.    Sarwono, W. Sarlito. 2008. Berkenalan dengan aliran - aliran dan tokoh-tokoh psikologi.              Jakarta : Bulan Bintang.